Dalam khazanah persukuan di Minangkabau, dikenal sejumlah suku induk seperti Koto, Piliang, Bodi, Caniago, Tanjung, Sikumbang, Bendang, Malayu, Kampai, Mandahiliang, Guci, Panai, Jambak, Pitopang, Panyalai, Dalimo dan Payobada. Selain itu ada puluhan suku lainnya hasil pemekaran dari suku-suku induk di atas. Setiap suku merepresentasikan klan masing-masing yang menjadi cikal-bakal masyarakat Minangkabau yang ada sekarang ini.
Dari sekian banyak suku induk dan suku turunan, ada beberapa suku yang ditengarai menggunakan nama daerah asalnya sebagai nama suku. Dan pola menamakan suku sesuai daerah asal yang mirip dengan konsep marga di wilayah Tapanuli ini ternyata berulang pada beberapa daerah rantau. Berikut sekilas nama-nama suku dan kemungkinan daerah asalnya: